Perjalanan Lebih dari Dua Dekade Membangun Pendidikan Islam Berkualitas di Pangkalan Kerinci
"Berawal dari sebuah teras masjid, tumbuh menjadi lembaga pendidikan Islam terpadu yang melayani ribuan peserta didik." Kalimat tersebut menjadi gambaran nyata perjalanan panjang Sekolah Islam Terpadu (SIT) At-Taqwa di bawah naungan Badan Wakaf Pendidikan Islam At-Taqwa (BWPIA) dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas di Pangkalan Kerinci.
Selama lebih dari dua dekade, perjalanan ini tidak hanya ditandai dengan bertambahnya jenjang pendidikan, tetapi juga oleh komitmen yang terus dijaga untuk membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Berawal dari Teras Masjid At-Taqwa
Perjalanan pendidikan ini dimulai pada Tahun Ajaran 1998/1999. Saat itu, banyak anak-anak karyawan yang mengikuti kegiatan mengaji di teras Masjid At-Taqwa. Antusiasme yang tinggi dari para orang tua dan masyarakat melahirkan harapan agar kegiatan tersebut memiliki sarana yang lebih baik serta kurikulum pendidikan agama yang terstruktur.
Menjawab kebutuhan tersebut, melalui Yayasan Pendidikan Islam At-Taqwa, didirikan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA). Kehadiran kedua lembaga ini menjadi tonggak awal dalam membangun sistem pendidikan Islam yang lebih terarah, sehingga anak-anak tidak hanya belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga memperoleh dasar-dasar ilmu agama secara sistematis.
Membangun Pondasi Sejak Usia Dini
Memasuki tahun 2000, kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan Islam sejak usia dini semakin meningkat. Sebagai bentuk komitmen dalam mendampingi tumbuh kembang anak sejak masa emas perkembangan mereka, didirikanlah Raudhatul Athfal (RA)/Taman Kanak-Kanak (TK) At-Taqwa.
Jenjang ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan melalui pendekatan yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pembentukan karakter, dan stimulasi perkembangan anak. Sejak awal, RA/TK At-Taqwa menjadi tempat bagi anak-anak untuk mengenal agama, belajar mandiri, bersosialisasi, serta menumbuhkan kecintaan kepada Al-Qur'an dan akhlak mulia.
Lahirnya SDIT At-Taqwa
Seiring bertambahnya jumlah keluarga yang menginginkan pendidikan dasar berbasis Islam, muncul kebutuhan akan sebuah sekolah yang mampu menggabungkan pendidikan umum dengan penguatan pendidikan agama.
Menjawab aspirasi tersebut, pada tahun 2006 didirikan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) At-Taqwa.
Pendirian SDIT tidak hanya menjadi alternatif bagi anak-anak karyawan selain bersekolah di SD Global Andalan maupun SD Taruna Andalan, tetapi juga menjadi solusi bagi masyarakat yang menginginkan pendidikan dasar dengan penanaman nilai-nilai Islam yang lebih kuat.
Melalui kurikulum yang memadukan kompetensi akademik dan pembinaan karakter Islami, SDIT At-Taqwa berkembang menjadi salah satu pilihan pendidikan yang dipercaya oleh masyarakat Pangkalan Kerinci dan sekitarnya.
Menyiapkan Jenjang Pendidikan Menengah Pertama
Keberhasilan SDIT At-Taqwa melahirkan tantangan baru. Semakin banyak lulusan yang berharap dapat melanjutkan pendidikan dalam lingkungan yang memiliki visi dan nilai yang sama.
Atas dasar kebutuhan tersebut, pada tahun 2012 didirikan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) At-Taqwa.
SMPIT At-Taqwa hadir sebagai kelanjutan pendidikan bagi lulusan SDIT sekaligus menjadi alternatif pendidikan tingkat menengah pertama bagi anak-anak karyawan dan masyarakat umum. Pada jenjang ini, pembinaan karakter, kepemimpinan, penguatan hafalan Al-Qur'an, serta prestasi akademik menjadi fokus utama dalam proses pembelajaran.
Hadirnya SMAIT At-Taqwa
Perjalanan panjang tersebut terus berlanjut. Seiring meningkatnya jumlah lulusan SMPIT serta tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diselenggarakan, BWPIA kembali mengambil langkah strategis dengan mendirikan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) At-Taqwa.
SMAIT mulai beroperasi pada tahun 2021, menjadi jenjang pendidikan menengah atas yang melengkapi kesinambungan pendidikan Islam terpadu dari usia dini hingga tingkat SMA.
Kehadiran SMAIT menjadi bukti nyata bahwa BWPIA memiliki visi jangka panjang dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Peserta didik kini dapat menempuh perjalanan pendidikan dalam satu lingkungan yang konsisten menanamkan nilai-nilai keislaman, karakter, kepemimpinan, dan prestasi akademik.
Tumbuh Bersama Kepercayaan Masyarakat
Perkembangan setiap jenjang pendidikan di SIT At-Taqwa bukanlah hasil dari sebuah rencana ekspansi semata, melainkan merupakan jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat.
Mulai dari MDTA dan TPA, kemudian berkembang menjadi RA/TK, SDIT, SMPIT, hingga SMAIT, seluruh proses tersebut lahir dari kepercayaan yang terus tumbuh dari para orang tua, karyawan, dan masyarakat Pangkalan Kerinci.
Kepercayaan inilah yang menjadi motivasi bagi seluruh pengelola, tenaga pendidik, dan yayasan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, sarana prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia.
Komitmen Mencetak Generasi Berakhlak, Berilmu, dan Berprestasi
Memasuki usia lebih dari dua dekade, SIT At-Taqwa terus berkomitmen menghadirkan pendidikan Islam yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Setiap peserta didik dibimbing agar memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan sosial. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, berprestasi, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan umat.
Menatap Masa Depan
Perjalanan yang telah ditempuh sejak 1998 merupakan fondasi yang kuat untuk terus melangkah ke masa depan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, BWPIA dan SIT At-Taqwa berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif, dan berkualitas.
Semoga perjalanan panjang ini menjadi inspirasi bahwa sebuah cita-cita besar dapat berawal dari langkah sederhana. Dari teras Masjid At-Taqwa, kini telah tumbuh sebuah lembaga pendidikan Islam terpadu yang terus mencetak generasi Qur'ani, berakhlak mulia, berilmu, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama.